Arsip Tag: lucu

Psikolog Muda

hari jum’at malam di bulan desember adalah hari pertama aku berada di tempat magang. jika tahun lalu selalu pulang, karena ada yang butuh bantuan untuk Tugas Akhir dan kangen2an, sekarang berbeda. ga ada yang dikangenin.. hahaha

ceritanya habis maghrib, kami mo cari makan, ma Eko temenku se-kosan. nah ceritanya dimulai ketika kita melewati lapangan dekat pabrik. secara ga sadar kita dipanggil oleh seseorang di depan rumah dinas pegawai pabrik. rumahnya ga begitu terang, seperti ga ada penghuninya. tapi ada orang duduk2 di buk teras(pagar dari bata yang bisa diduduki) depan rumah

“he, mas… sini!!!”

kaget tapi kita berjalan ke sana, karena menghormati orang sana. kukira itu adalah rumahnya. ah.. mungkin orang ini pengen tanya2 siapa kita.

kita pun ke sana, dan dengan sopan aku menyapanya…

entah darimana awalnya, tiba-tiba orang itu mengatakan sesuatu tentang masa depan pabrik dimana kita magang. aku bisa mendengar bahwa omongannya sangat berat dan dalam. seperti filosofi yang sudah meneliti keadaan suatu industri dan sekarang membabarkan buah pemikirannya. itu yang membuatku tertarik dan sebenarnya pengen ngobrol dengannya

“kamu butuh kertas apa? kertas buku, uang, koran, atau yang lainnya?” tanyanya

keanehan mulai kurasakan ketika beberapa orang lewat di depan rumah dimana kami berdiri. pandangan orang-orang itu seperti melihat sesuatu yang aneh. jangan-jangan aku berdiri di depan sesuatu yang ga tampak. atau apa gitu… tapi aku lihat, bahwa orang itu nyata, dan memang benar-benar ada.

setelah itu beberapa pikiran muncul bahwa orang itu gila, entah kenapa ketika aku tanya sesuatu, dia menjawab yang bukan jawabannya. dan selalu mengatakan hal yang berputar-putar dengan bahasa yang tidak dimengerti oleh orang awam. tugas suci-lah, tugas khusus-lah, bahwa akan ada perang di pabrik ini… hahaha… temenku satunya, yang sudah dua kali minta ijin untuk pamit (dan selalu ditolak) akhirnya pamit dan pergi secara paksa.

sebenarnya aku pengen duduk di depannya dan ngobrol banyak, tapi karena hujan akan turun dan kita mo makan, akhirnya kuikuti temenku, dan aku yakin bahwa orang itu gila…

setelah berada di tikungan, aku menoleh ke orangnya dan berharap orang itu tidak ada, namun memang benar, bahwa orang itu benar-benar ada.

nah, konyolnya… setelah sampe di kos, temenku tanya bahwa pak ujang (setelah tadi ta tanyain namanya) itu sapa… bu kos malah ketawa, dan bilang bahwa orang itu gila karena stress. katanya orang itu pintar dan mempunyai banyak keinginan, namun ga kesampaian. wong dia katanya ketrima PMDK di salah satu universitas di malang

akhirnya aku percaya 100 persen bahwa orang itu gila…

ternyata… aku berbincang-bincang dengan orang gila (kok ga nyambung-nyambung)… oalah… preketek…

pelajaran yang bisa kuambil:

yah…kalo mo jadi psikolog itu harus bicara dengan orang gila…