Logical and Rational

Assalamualaikum…

Hari Jum’at kemarin saya mengikuti sholat Jum’at di dekat sebuah kampus di Malang. ada beberapa hal yang ingin saya utarakan di blog ini mengenai topik dan pemikiran-pemikiran yang menggugah idealisme serta keyakinan saya terhadap beberapa aspek di kehidupan ini.

topik yang kebetulan nyambung saat itu adalah agama saya, Islam berada pada area Rasional, bukan mistik. penjelasan Khotib cukup jelas bahwa kita sebagai umat muslim mempunyai Al-Qur’an dan Hadist sebagai pedoman hidup. aspek apapun yang ada di kehidupan kita terdapat pada kedua mukjizat tersebut. 

banyak dari kita menganggap bahwa jika kita mempunyai masalah dan pergi kepada orang yang lebih tahu -di sini yg ta maksud adalah Pak Haji, atau Pak Ustadz. misalnya ada sebuah perusahaan yang kemalingan, dan menelan kerugian yang sangat besar. kemudian salah seorang pegawai menemui seorang Ustadz, misalnya. dan pegawai tersebut di berikan print-out Surat Al-Fatihah dan disuruh untuk menempel dan membaca tiap hari di kantor. dengan tujuan agar tidak kemalingan lagi. nah… fakta yang diberikan oleh Khotib tersebut sangat menarik, bahwa tidak ada hubungannya Surat Al-Fatihah dengan Pencurian. apakah itu rasional… bisa dianggap bahwa kita sudah meyakini Pak Ustadz tadi lebih dari agama kita sendiri, terlebih Allah SWT.

satu hal yang menarik yang membuat saya berpikir sampai saat ini adalah apa yang terjadi pada masyarakat sekarang ini. kita mengaku Islam dan beragama, terlebih lagi beriman dan bertaqwa, namun jika ditilik dari sudut pandang yang teliti sebenarnya tak lebih dari pengakuan lisan dan keyakinan yang masih dalam proses.

Islam kita adalah Islam generasi, karena pendahulu kita memeluk agama Islam. dan itu bukan sebuah masalah, karena merupakan sebuah proses dalam menjadi Islam yang sebenarnya. tapi, yang ingin saya utarakan adalah prosesnya.

sebuah proses yang bisa dianggap kurang efektif dan efisien dalam masyarakat kita.

sebagai contoh, pas Sholat Jum’at kita selalu diberi pengarahan (ceramah) mengenai agama yang berisikan Firman-firman-Nya dan Hadist Rasulullah SAW. namun bagi saya itu hanya sebatas mengatakan ulang apa yang terdapat pada rangkaian pidato Jum’at sebelum-sebelumnya.

selalu dan selalu hanya lantunan ayat-ayat suci, tanpa disertai fakta dan pemikiran logis serta rasional. bagi saya, apa yang disebut pemikiran logis dan rasional tersebut sangat penting dalam sebuah penyerapan informasi apalagi kita di sini berbicara tentang keyakinan terhadap suatu agama. seringkali saya mendengar berbagai opini kuat tapi lemah dalah fakta logis dan rasional, dan hanya mengandalkan apa yang tertulis di dalam Al-Qur’an.

bukankah Al-Qur’an tersebut sangat kompleks dan perlu kita kaji untuk mengerti maknanya kemudian kita bahasakan kepada yang belum mengerti agar mereka tahu makna yang terkandung di dalamnya…

semoga kita semua diberi Hidayah-Nya… Amin…

Wassalamualaikum…

tulisan ini hanya opini saya, maaf jika ada kandungan di dalamnya yang menyinggung golongan sesuat. tidak ada maksud untuk menjelek-jelekkan sesuatu… saya hanya ingin belajar… terima kasih

2 thoughts on “Logical and Rational

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s