Kesederhanaan

pernah suatu ketika aku berpikir tentang beberapa orang yang kehidupannya begitu sederhana. maksudku ‘sederhana’ di sini bukan untuk mendeskripsikan sesuatu yang ter-batas. namun, kita sendiri yang sengaja membuat batasan-batasan itu. kita sadar akan perbuatan kita dan dilandasi pemikiran yang cerdas serta alasan yang logis.

aku juga ingin berterima kasih kepada seorang teman yang telah memberitahuku bahwa kesederhanaan itu adalah suatu hikmah yang terkandung dalam kehidupan kita. meskipun dia tidak pernah mengkuliahiku tentang kesederhanaan, namun dengan melihatnya aku sudah cukup untuk melihat dan belajar dari-nya.

dia telah memberiku pelajaran yang berharga, dengan memikirkan terlebih dahulu apa yang ingin kamu lakukan, apa yang kamu inginkan, kemudian buatlah sebuah pertanyaan”bagaimana jika…” dengan apa yang kamu pikirkan. kemudian cari tahu dampak apa yang timbul!

“bagaimana jika aku…” kemudian “apakah aku akan…”

semuanya begitu mudah untuk dijelaskan, dipikirkan, namun sangat sulit sekali untuk dilakukan ketika terjadi polemik dengan apa yang kita sebut “hasrat”. 

namun, apabila kita bisa melakukannya dengan sepenuh hati, wes talah… anda akan membuat diri anda lebih berharga dari apapun di dunia ini….

8 in my life

  1. absenku di kelas no. 8
  2. setelah ta itung2, ada 8 sms dari si-dia
  3. kemaren cuman tidur 8 jam
  4. di dompetku ada seribuan 8 lembar
  5. sekarang tanggal 8 di tahun 2008
  6. tim futsalku mencetak skor 8-5 kemaren
  7. ada 8 orang yang naek angkot pas pulang kemaren
  8. dan sekarang jam 11.48 (pas ngetik ini)

sebenarnya aku lebih suka nomer 7…

God is Give What You Need, not What You Want

pernah dengar statemen bahwa apapun yang kita inginkan belum tentu diberikan, namun semua yang kita butuhkan sudah ada di dekat kita. tergantung kita bisa melihatnya apa nggak?

dari situ kita belajar untuk mencari dan memahami apa yang diberikan oleh Tuhan YME kepada kita, baik itu musibah maupun berkah. akan tetapi banyak dari kita menganggap apa yang diberikan sekarang -dan itu berada di depan mata, kurang kita syukuri dan maknai.

  • seperti cinta, kadang kita diberikan oleh-Nya orang untuk dicintai namun seringkali kita mengabaikannya
  • atau harta, kadang kita diberikan oleh-Nya materi yang lebih dari cukup, namun seringkali ingin menambahnya
  • atau musibah, seringkali kita berpikir Tuhan tidak menyayangi kita…

yang harus dilakukan oleh setiap manusia adalah selalu beryukur dan memikirkan apa yang seharusnya dilakukan oleh pemberian-Nya.