Rokok? Haram opo ora?

lagi anget2nya soal rokok mo diharamin, (jadi inget masalah narkoba dihalalin) kemaren sempet browsing di tetangga. memang hal ini menimbulkan polemik antara pihak2 yang berkaitan dengan rokok.

diambil dari: http://novaku.wordpress.com/2006/12/04/kandungan-rokok/

Mungkin anda sudah tahu bahwa menghisap asap rokok orang lain di dekat anda lebih berbahaya bagi anda daripada bagi si perokok itu sendiri. Asap Utama adalah asap rokok yang terhisap langsung masuk ke paru-paru perokok lalu di hembuskan kembali. Asap Sampingan adalah asap rokok yang dihasilkan oleh ujung rokok yang terbakar.

Masalahnya adalah, udara yang mengandung asap rokok, dan anda hisap, akan mengganggu kesehatan, karena asap rokok mengandung banyak zat-zat berbahaya, diantaranya :

  • TAR

Mengandung bahan kimia yang beracun, sebagainya merusak sel paru-paru dan meyebabkan kanker.

  • KARBON MONOKSIDA (CO)

Gas beracun yang dapat mengakibatkan berkurangnya kemampuan darah membawa oksigen.

  • NIKOTIN

Salah satu jenis obat perangsang yang dapat merusak jantung dan sirkulasi darah, nikotin membuat pemakainya kecanduan.

kandungan rokok

Selama beberapa tahun terakhir, para ilmuwan telah membuktikan bahwa zat-zat kimia yang dikandung asap rokok dapat mempengaruhi orang-orang tidak merokok di sekitarnya.

Perokok pasif dapat meningkatkan risiko penyakit kanker paru-paru dan jantung koroner. Lebih dari itu menghisap asap rokok orang lain dapat memperburuk kondisi pengidap penyakit :

  • ANGINA

Nyeri dada akibat penyempitan pembuluh darah pada jantung.

  • ASMA

Mengalami kesulitan bernafas.

  • ALERGI

Iritasi akibat asap rokok.

Gejala-gejala gangguan kesehatan :
iritasi mata, sakit kepala, pusing, sakit tenggorokan, batuk dan sesak nafas.

Wanita hamil yang merokok atau menjadi perokok pasif, meyalurkan zat-zat beracun dari asap rokok kepada janin yang dikandungnya melalui peredaran darah. Nikotin rokok menyebabkan denyut jantung janin bertambah cepat, karbon monoksida menyebabkan berkurangya oksigen yang diterima janin.

Anak-anak yang orangtuanya merokok menghadapi kemungkinan lebih besar untuk menderita sakit dada, infeksi telinga, hidung dan tenggorokan. Dan mereka punya kemungkinan dua kali lipat untuk dirawat di rumah sakit pada tahun pertama kehidupan mereka.

Banyak orang tahu bahaya merokok, tapi tidak banyak yang peduli.

Melihat bahaya-bahaya yang dapat ditimbulkan rokok, kiranya diantara kita perlu bahu-membahu berbuat tiga hal utama :

  1. Komunikasi dan informasi tentang bahaya merokok, baik bagi si perokok langsung maupun perokok pasif.
  2. Menyediakan tempat-tempat khusus bagi orang yang merokok agar yang bukan perokok tidak terkena dampak negatifnya.
  3. Jangan merasa segan untuk menegur perokok, jika anda merasa terganggu.

diadaptasi dari : THE SCOTTISH HEALTH EDUCATION GROUP

trus dari sini juga…

dari http://belajarmusik.wordpress.com/2008/08/14/fatwa-mui-rokok-haram/

Adalah Seto Mulyadi, yang juga dikenal sebagai aktifis anak, mengajukan keberatan akan rokok kepada MUI, dengan alasan rokok sangat berbahaya bagi kesehatan manusia terutama anak-anak. Disamping itu, dia berpendapat rokok tidak ada bedanya dengan minuman keras dan narkoba, jadi harus diharamkan juga. Lebih lanjut, Seto berspekulasi kalau perilaku merokok cenderung merangsang para penggunanya untuk mencoba drugs sebagai tahap lanjut.

Saya berpikir ini tidak akan gampang, contoh kecil saja; di lingkungan MUI sekalipun pasti banyak perokok. Rokok berbahaya, itu benar. Tapi kalau kebiasaan merokok lantas dikaitkan dengan narkoba, saya pikir itu sungguh konyol. Saya mengenal banyak orang yang merokok tapi tidak pernah menyentuh drugs, sebaliknya saya punya teman pemakai drugs tapi tidak merokok, rata-rata mereka adalah perempuan. Tidak ada hubungan rokok dengan narkoba, tapi kesamaannya mungkin ada, itu tadi, beracun!

Bila kalian pernah melihat daftar orang terkaya di Indonesia, maka pemilik perusahaan rokok akan duduk semua di 10 besar, ini secara tidak langsung membuktikan kalau pajak yang dipersembahkan mereka bagi negara tidak bisa dibilang main-main, so apa jadinya kalau perusahaan mereka ditutup?

Yang paling pas menurut saya, yah meskipun tetap ribet, merokok di tempat umum harus di tempat yang ditentukan pemerintah, jadi dibangun semacam smoking area di beberapa titik di tiap jalan dimana para perokok bisa mengisap tembakau itu sepuasnya. Mungkin hanya itu, sebab melarang peredaran rokok atau melarang orang merokok, itu mustahil!

Terus?

2 thoughts on “Rokok? Haram opo ora?

  1. desi

    Rokok masih dalam perdebatan mengenai haram dan halal dan MUI sendiri belum memutuskanya, karena masih banyak

    pendapat yang berbeda misal MUI Surabaya belum setuju, MUI Jakarta sudah setuju, dan di kalangan anggota dewan DPRD

    memutuskan bahwa Rokok dapat di tarik cukainya oleh Pemerintah Daerah diluar cukai Pusat. jadi kemungkinan harga

    rokok akan naik lagi. dengan cukai ini akan dipakai untuk FULL kesehatan masyarakat, ” JAdi Rokok itu Haram atau

    Tidak” tergantung sudut pandang masing2.
    Bagi sayayang haram itu jelas di sebutkan di Hadist dan Al-Quran, jangan ditambah2 lagi seperti sifat orang Nasrani

    dan yahudi, yang haram jadi halal yang halal jadi Haram. Jadi Roko masih hukumnya Makruh=lebih baik ditinggalkan:

    Seperti hallnya Babi, jika ditanya Babi itu haram kenapa…ooo banyk penyakitnya..ooo banyak mudhoratnya…dll,

    sekali lagi itu pendapat yang SALAH, BABI diharamkan karena=Ada di Al-Quran. TITIK, sami’na wa’atonna. walahuallam

    Balas
  2. apiet

    menurutku c emang bagusnya diharamin loh..aku suka sebel, kalo negur orang ngerokok kok kayaknya kita jadi orang egois…ngebiarin orang-orang ngerokok di depan kita? bisa2 kena kanker, gangguan kehamilan, impotensi, dll…yang jelek2lah…padahal kita cuman dapet asapnya doang…jd sebel d sama orang2 yg ngrokok…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s