Sapa pengen dihormati?

Hari senin setelah upacara membosankan di skull adalah hari yang paling melelahkan, karena ada pelajaran PPKn (pendidikan kewarganegaraan… atau apalah…). gurunya lumayan enak, jauh sebelum sekolahku terkontaminasi oleh Standar Internasional. Pelajarannya selalu berkutat masalah pertanyaan hakiki tentang kondisi kemanusiaan, teori 100%, tanpa praktek. Hari itu kami membahas Bab III: yang intinya Saling Menghormati.

‘Sapa yang ingin dihormati?’ entah kenapa pertanyaan membuatku tersentak dan melihat sekeliling kelas. Melihat teman2ku yang dengan semangat mengacungkan tangan setinggi-tingginya, walaupun ada beberapa yang aras-arasen mengangkat tangannya, Lanjutkan membaca “Sapa pengen dihormati?”