Arsip Bulanan: November 2007

Games Online Usung Budaya Lokal

Mumbai – Sony Online Entertainment melihat India sebagai pasar yang potensial untuk membangun game online. Oleh karena itu Sony berencana membangun sebuah studio game online di India dengan mengusung konten dan partner lokal.Rencananya, Sony akan bekerja sama dengan Virgin Comics, yakni berkolaborasi dengan Deepak Chopra, pembuat film Shekhar Kapur dan Sir Richard Branson. Nantinya akan dibuat game online berdasarkan komik Ramayana 3329 karangan Chopra dan Kapur yang terinspirasi oleh cerita kepahlawanan terkenal tentang perang melawan kejahatan. Komik Ramayana telah dirilis di AS tahun lalu dalam versi film. Jika nantinya game ini sukses di India, maka besar kemungkinan game ini nantinya akan diboyong ke Eropa dan Amerika Utara, demikian dikutip detikINET dari Physorg, Jumat (30/11/2007). Saat ini game online di India hanya dinikmati oleh sekitar 2,8 juta orang. Pihak pengembang berharap, nantinya akan terjadi pertumbuhan pasar. Diprediksi, pasar game online di India akan mencapai USD 200 juta (USD 1= Rp 9380, sumber: detikcom) pada tahun 2010, meningkat dari USD 4 juta saat ini. detik.net

seandainya Indonesia punya game2 seperti ini maka generasi Gamer Indonesia akan lebih mencintai Negerinya sendiri (salah satu alasan). seperti yang kita ketahui bahwa Games Online di Indonesia kebanyakan berkarakter fiktif dan jarang yg mengusung budaya lokal. nah dari itu kita sudah kebawa arus dan males untuk ber-kreasi (mungkin hanya beberapa orang… )

Kemaren ada Lomba Game yang diadain Depdiknas di kampus, tapi ga sempet liat karena lagi Magang, dan tak cari di Internet, ga ada kabarnya. Nah dari event seperti itu sebenarnya kita bisa membuat suatu konsep yang istilahnya… asyiiik lah (menurutku). serperti yg ada di India ini… tapi seperti yg kita ketahui bahwa mereka (perusahaan game) ingin produknya untung. tapi kenapa ga dicoba aja…

Japaneese Poem

zutto kurikaeshiteta
zutto kanashi masete bakari datta
kitto anata saemo ki sutzukete bokuwa ugokenu..

yori sou koto de nuo goshite
wasurekirena katta hiwo
anatawa nanimo kikazuni konote wo nigetekureta ne..

ashita anata no
kimochi ga hanaretemo
kitto kawarazu ai shiteiru
ashita anata ni
boku ga mienaku itemo
kitto kawarazu ai shiteiru

i will walk together
the future not promissed
it keeps walking together
to the future in which you are..

thanks to asukai for the rhyme…

Stomp The Yard

 “Intelligence plus character….that is the goal of true education”  Dr. Martin Luther King.

Mungkin jika kita lihat film ini sampai selesai, maka… mmm keknya nggak berhubungan dengan pendidikan. justru mengarah ke seksualitas, kekerasan dan macem2lah. karena nggak sesuai dengan kebudayaan kita. coba aja liat gambar di samping, udah menunjukkan pornografi kan! (katanya orang2 yang bilang kalo sapi itu kakinya cuman 4) .

beside that, a deep inside… hehehe ternyata pas endingnya ada pernyataan di atas tuh (yang dicetak miring, katanya Dr Martin), nggak tahu apa emang Dr. Martin yang ngasih ato produser filmnya yang numpangin pernyataan itu.

tapi lepas dari pelem itu, bener juga bahwa pendidikan itu harus berdasarkan kecerdasan dan karakter. gimana kalo orang ga berpendidikan tapi punya karakter? dan sebaliknya… seperti di Indonesia ini… seperti saya… (kalo saya sedikit berpendidikan dan sedikit berkarakter…)